Saya memiliki sebidang tanah berukuran 10m x 8m di bilangan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Lahan ini saya beli dari penduduk setempat, dan masih berada satu area dengan rumah anakanak dan rumah saya. Di depan lahan saya ini terdapat jalan selebar 3m, di sebelah kanan ada bangunan dan di sebelah kiri ada lahan kosong yang sekarang ada warung semi permanen di atasnya.

Baca juga : Jual Genset Bali

Saya minta bantuan untuk membuatkan denah dan tampak muka rumah saya. Adapun ruang yang saya inginkan adalah sebagai berikut. ã Carport ã Foyer (ruang tamu kecil) ã Ruang keluarga yang cukup besar ã Dapur ã Ruang tidur utama ã Dua buah ruang tidur anak ã Kamar mandi ã Ruang cuci jemur ã Ruang tidur pembantu ã Taman di belakang Saat ini, saya sedang dalam proses negosiasi untuk membeli lahan di sebelah kiri lahan saya (berukuran 3m x 9m).

Mohon Pak Wijoyo membuatkan desain jangka panjang, sekiranya nanti lahan di kiri saya dapat saya beli, tempat tersebut bisa dimanfaatkan juga.

Apabila data yang Anda berikan aktual, berarti jalan di depan rumah Anda hanya cukup dilalui oleh 1 mobil. Dengan lebar jalan 3m, berarti mobil tidak bisa masuk tegak lurus terhadap jalan dan rumah. Posisi kendaraan lebih baik sejajar dengan jalan untuk memudahkan keluar dan masuk ke dalam carport—apabila yang Anda maksudkan adalah carport untuk mobil.

Agar ruang carport cukup untuk kendaraan Anda, berarti rumah Anda harus mundur setidak-tidaknya 3m dari jalan. Sementara untuk kondisi lahan rumah Anda, Garis Sempadan Bangunan (GSB) bisa 1,5—2m dari batas pagar. Seandainya Anda sudah memiliki lahan di sebelah rumah Anda, yang memiliki lebar 3m, berarti rumah Anda menjadi berada di lahan hoek. Saya rasa lahan kosong tersebut memang diperuntukkan sebagai jalur hijau, sehingga bangunan yang berdiri di atasnya pun akan sangat terbatas luasannya, karena akan terkena peraturan GSB paling tidak 2,5m dari jalan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *