BAU keton menyeruak dari mulut Bruce sebut saja begitu namanya. Wajahnya pucat, matanya melotot, dan keringat dingin mengucur dari tubuhnya. Napas Bruce tak teratur. Denyut jantungnya kadang cepat, kadang pelan. ”Bau keton itu khas orang stres atau kelaparan,” kata Taruna Ikrar, 47 tahun, guru besar di Divisi Neurobiologi University of California, Irvine, Amerika Serikat, tentang kondisi pasiennya itu, pekan lalu. Bruce, veteran perang Irak pada 2009 berpangkat mayor, tentu tidak sedang kelaparan. Ia hanyalah satu dari 12 orang yang diwawancarai Ikrar untuk melengkapi penelitiannya tentang kecemasan.

Website : kota-bunga.net

Di rumah sakit tempat Ikrar berpraktek, banyak pasien tentara yang mengalami stres sekembali dari medan perang. Bruce, misalnya, tiga tahun bertugas di Timur Tengah, sehingga membuatnya terus-menerus ketakutan dan cemas. Semua orang dianggap musuh. Ia menderita gangguan kecemasan kronis dan paranoid. Menurut Collins dan Susabda (1983), kecemasan antara lain timbul karena adanya ancaman, ketakutan, konflik, dan keinginan yang tak terpenuhi. Bruce masuk dua kriteria pertama. Adapun dari sisi kedokteran, selama ini pengetahuan tentang kecemasan dan stres baru sampai pada tahap dugaan adanya masalah pada bagian otak. Pusatnya sendiri belum diketahui. Nah, Ikrar dan timnya di University of California menemukan pusat lalu lintas antara otak atas dan bawah yang juga tempat bertemunya arus penghambat dan perangsang stres.

Pusat lalu lintas itu disebut the bed nucleus of the stria terminalis (BNST). ”Belum ada padanan bahasa Indonesianya,” kata Ikrar. Disebut the bed nucleus of the stria terminalis lantaran bagian kecil otak manusia ini menyerupai bantalan dan letaknya di bagian kiri dan kanan. Ikrar dan tim menemukan BNST dengan menggunakan laser scanning optogenetic photostimulation. Metode laser ini mereka kembangkan sendiri dan telah dipatenkan pada 2009. Laser scanning optogenetic photostimulation adalah pemindai otak resolusi khusus dengan tingkat akurasi sangat tinggi. Alat ini dapat mendeteksi benda hingga ukuran nanometer atau satu per satu miliar meter. BNST terletak di penghubung batang otak dan otak besar yang disebut amigdale atau juga biasa dinamai dengan sistem limbic untuk mengatur kecerdasan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *