Hamil Aman Bagi Penderita Lupus

Hamil dengan kondisi sehat adalah harapan setiap perempuan. Siapa pun tak menyangkal, kehamilan merupakan suatu anugerah yang tak ternilai harganya. Akan tetapi, terkadang munculnya penyakit yang menyerang tubuh tak bisa ditolak. Apalagi jenis penyakit itu disinyalir bisa menjadi mengganggu proses kehamilan dan berisiko terhadap janin. Salah satu yang menjadi momok bagi perempuan adalah lupus. Ketika seorang perempuan divonis menderita penyakit lupus, muncul beragam pertanyaan besar.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

Apakah bisa hamil? Apakah bisa hamil dengan sehat? Apakah bayi bisa lahir sehat pula? Jawabannya: bisa! Di masa kini, ilmu kedokteran meyakini, perempuan penderita lupus dapat hamil dengan cukup aman serta dapat melahirkan bayi yang sehat. Meskipun tetap berisiko, namun sepanjang kondisi penyakitnya sudah terkontrol, tidak akan berdampak negatif bagi mamil dan janinnya. Lupus yang terkontrol minimal enam bulan akan meminimalisasi kekambuhan pada saat kehamilan. Dengan kata lain, penderita lupus agar mengontrol penyakitnya setidaknya enam bulan sebelum konsepsi. Jadi, mempersiapkan kehamilan bagi penderita lupus sangatlah penting.

KETAHUI INI Nah, bagi Mama dengan lupus yang merencanakan kehamilan, ini beberapa hal penting yang perlu diketahui: • Kontrol teratur ke dokter dan teratur minum obat yang diberikan. Pastikan bahwa saat akan hamil, kondisi lupus sedang tenang. • Diskusikan dengan dokter bahwa saat ini Mama dan Papa sedang merencanakan kehamilan. Beberapa obat pengon trol lupus harus dihentikan karena dapat mengganggu kehamilan. Beberapa obat lainnya dapat diteruskan untuk menjaga agar lupusnya tetap “tenang” selama kehamilan. • Ketahui risiko yang mungkin timbul, baik untuk Mama maupun janin yang dikandung. • Setelah hamil, periksa teratur ke dokter obgin. Ceritakan riwayat pengobatan lupus yang telah dilakukan sebelum hamil dan selama kehamilan. • Jalankan dan patuhi dengan benar pengobatan yang diberikan dokter.

Segera ke dokter, bila timbul tanda-tanda bahaya terkait kehamilan. • Berobatlah di rumah sakit dengan fasilitas yang mencukupi. Pasalnya, kehamilan dengan adanya penyakit lupus termasuk kehamilan yang berisiko tinggi, baik untuk Mama maupun janinnya. • Persiapkan biaya dan asuransi yang dibutuhkan ketika saat kehamilan dan persalinan nanti. • Pahami mengenai penyakit lupus dengan membaca berbagai bahan bacaan yang saat ini banyak tersedia. Di Indonesia sudah ada perkumpulan penderita lupus yang bisa menjadi tempat berbagi kendala, solusi, dan bertukar pikiran tentang lupus. • Menjalankan pola hidup sehat, cukup istirahat, dan olahraga teratur. • Berdoa dan berserah diri kepada Tuhan, ini bisa memberikan ketenangan jiwa yang sangat membantu dalam mengontrol lupus.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *