Selasa (01/03) lalu, tabloid media lainnya, diundang oleh manajemen nakita dan beberapa PT Ultrajaya Milk Industry Tbk berkunjung ke pabrik susu Ultra di Padalarang, Bandung. Hal ini untuk melihat langsung proses produksi dan pengemasan susu Ultra.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

Dalam kunjungan tersebut dijelaskan rangkaian proses mulai pengiriman susu cair dengan truk tangki besar, pemrosesan di dalam mesin, hingga pengemasan agar susu siap didistribusikan. Keseluruhan proses dilakukan dengan memerhatikan kesterilan, sangat tertutup, dengan menggunakan teknologi UHT (Ultra High Temperature). Hampir semuanya dilakukan oleh mesin. Sementara manusia hanya mengontrol pengoperasian mesin. Kemasan-kemasan susu Ultra sama sekali tidak tersentuh tangan. Azwar M. Muhthasawwar, Plant Manager PT Ultrajaya menjelaskan, proses tersebut menjamin keamanan produk, dari proses pengolahan bahan baku susu hingga pengemasannya.

“Sistem Keamanan Pangan di PT Ultrajaya sudah mendapatkan sertifi kat FSSC (Food Safety System Certifi cate) yang dikeluarkan oleh SGS, Piagam Bintang Keamanan Pangan dari BPOM dan Sertifi kasi Sistem Jaminan Halal dari MUI,” jelas Azwar dalam kunjungan tersebut. Jadi, lanjutnya, mustahil jika ada benda asing yang lolos masuk ke dalam kemasan dan produk Ultramilk. Sebelum melakukan kunjungan pabrik, pihak manajemen PT Ultrajaya menyelenggarakan konferensi pers untuk mengklarifi kasi isu yang mengatakan, telah ditemukan kaki katak atau gumpalan daging di dalam kemasan susu ultra.

Sabana Prawira Rejaya, Presiden direktur PT Ultra Jaya mengatakan, susu Ultra dikomplain oleh pelanggannya tentang kaki katak tersebut. “Pada hari yang sama, setelah menerima berita tersebut, saya langsung mengunjungi beliau,” ucap Sabana. Ia pun mendapat cerita langsung bahwa setelah minum susu Ultra, ada benda asing di dalamnya yang mirip daging katak.

Sebenarnya, lanjut Sabana, sudah terjalin komunikasi yang baik namun belakangan konsumen tersebut memiliki keinginan-keinginan tertentu yang sampai hari ini belum ada titik temu. Prinsip kami, kata Sabana, perusahaan akan tetap bersandar pada hukum yang berlaku. “Apa pun (yang dilakukan konsumen) kami sangat menghargai dan mencari jalan yang baik,” ucap Sabana. Tetapi ia yakin bahwa susu Ultra aman untuk dikonsumsi dan sangat peduli dengan pengaduan konsumen.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *